Yeah, they try to create this pent up demand, this hike if you will. But I would think that that type of product is something that people would consider to be high involvement would you agree like iPhone people yeah people will come back people will stand online for 15 hours get the product.
Now maybe that's not you but we need to understand that a certain percentage of the market behaves that way. So we need to have a strategy and tactic that'sgonna be able to address that dynamic in the marketplace
---
Apakah kalian setuju bahwa dalam beberapa kategori hal ini memang masuk akal? Misalnya, bagi kalian yang gamer, apa pendapat kalian? Jika sebuah game tidak tersedia pada hari yang dijanjikan akan dirilis, kalian kemungkinan besar akan kembali lagi, bukan? Jika itu adalah sesuatu yang benar-benar kalian antusiasi, maka itu merupakan pembelian dengan keterlibatan tinggi (high involvement purchase) bagi kalian.
Namun, untuk produk lain, tidak selalu demikian. Hal ini juga tergantung pada individu. Apa yang dianggap sebagai pembelian dengan keterlibatan tinggi bagi seseorang belum tentu sama bagi orang lain. Jadi, ini jelas bersifat personal. Biasanya, harga sering dikaitkan dengan pembelian yang melibatkan keterlibatan tinggi, meskipun harga bukan satu-satunya indikator. Perlu diingat juga bahwa sesuatu yang dianggap mahal bagi satu orang belum tentu mahal bagi orang lain. Intinya, yang perlu kita pahami adalah perilaku konsumen.
Perilaku apa yang dapat kita antisipasi jika produk kita dianggap sebagai pembelian dengan keterlibatan tinggi atau rendah? Itulah sebabnya kita perlu memahami hal ini, melakukan riset, dan memahami perilaku konsumen agar kita bisa merencanakan strategi dengan tepat.
Terkadang, bisnis atau perusahaan hanya merilis produk dalam jumlah terbatas untuk menjaga perhatian dan ketegangan di antara konsumen? Seperti Apple, Anda harus mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan iPhone. Jika saat Anda datang produknya tidak tersedia, Anda harus kembali keesokan harinya. Ini adalah bagian dari upaya membangun ketegangan. Atau mereka semacam menciptakan drama untukmu.
Ya Mereka menciptakan semacam permintaan yang terpendam (semacam hype). Saya rasa produk seperti itu biasanya dianggap sebagai pembelian dengan keterlibatan tinggi. Orang-orang rela kembali lagi, bahkan berdiri mengantre selama 15 jam untuk mendapatkan produk tersebut.
Mungkin itu bukan Anda, tetapi kita perlu memahami bahwa ada persentase tertentu dari pasar yang berperilaku seperti itu. Karena itu, kita memerlukan strategi dan taktik yang mampu merespons dinamika tersebut di pasar.
Comments
Post a Comment