So if it's not survival of the fittest individual and it's not survival of the fittest group, then what is it? The Beginning Life Well, to explain that, I want to take you on a little journey, all the way back to the beginnings of the Earth.
Where we are now, there is nothing. Well, not really nothing, but nothing interesting. There are only simple things, like these blobs. This one might be a carbon dioxide molecule, or it might be cyanide. We don't know for sure what they are, but we do know that these compounds are very simple. So for now, they'll just be blobs floating around our void. In fact, much of what we'll encounter along our journey here are just hypotheses. A lot of Earth's early history is still a mystery, so keep that in mind.
Now, every so often, our blobs get a surplus of energy, maybe from a ray of UV light or a nearby hot source. This is the first major upgrade to our void, excess energy, as it allows our blobs to interact with each other. And most of the time, this interaction leads to nothing, but sometimes these blobs can combine into more complicated compounds. Here's a simple simulated example, where we only have four red blobs. Right now, they are all individual particles, but each time step we move forward, let's say there's a 10% chance that all four combine into one red mega-blob. And now imagine this mega-blob isn't very stable. For every time step it's alive, it has a 95% chance of falling apart back into the four smaller blobs. If we add more of these red blobs into the mix, you'll notice that they rarely ever come together. On average, a mega-blob only exists around 10% of the time. But if we were to reduce the chances of the mega-blobs dissolving to only 1%, the void would suddenly be filled with them. This fact hints at an important law that governs our void, the law of stability. Unstable blobs fall apart and vanish. Stable ones endure.
Jadi, jika bukan survival of the fittest pada tingkat individu, dan juga bukan survival of the fittest pada tingkat kelompok, lalu sebenarnya apa yang terjadi? Untuk menjelaskannya, saya ingin mengajak Anda melakukan sebuah perjalanan kecil—kembali jauh ke masa paling awal terbentuknya Bumi.
Era Kekosongan (Void Era)
Pada tahap ini, apa yang ada hanyalah ketiadaan. Well, sebenarnya bukan benar-benar tidak ada apa-apa, tetapi tidak ada sesuatu yang menarik. Yang ada hanyalah hal-hal yang sangat sederhana, seperti gumpalan-gumpalan ini. Yang satu mungkin adalah molekul karbon dioksida, atau mungkin juga sianida. Kita tidak tahu dengan pasti apa mereka sebenarnya, tetapi kita tahu bahwa senyawa-senyawa ini sangat sederhana. Jadi untuk sementara, anggap saja mereka sebagai gumpalan-gumpalan yang mengambang di dalam kehampaan kita. Faktanya, sebagian besar hal yang akan kita temui sepanjang perjalanan ini hanyalah hipotesis. Banyak bagian dari sejarah awal Bumi yang masih menjadi misteri, jadi penting untuk mengingat hal itu.
Sekarang, dari waktu ke waktu, gumpalan-gumpalan ini mendapatkan kelebihan energi—mungkin dari sinar ultraviolet atau dari sumber panas di sekitarnya. Inilah peningkatan besar pertama dalam kehampaan kita: energi berlebih. Energi ini memungkinkan gumpalan-gumpalan tersebut untuk saling berinteraksi.
Sebagian besar waktu, interaksi ini tidak menghasilkan apa-apa. Namun, kadang-kadang, gumpalan-gumpalan ini dapat bergabung dan membentuk senyawa yang lebih kompleks. Berikut adalah contoh simulasi sederhana: kita hanya memiliki empat gumpalan merah. Pada awalnya, semuanya merupakan partikel terpisah. Namun setiap langkah waktu, katakanlah ada peluang 10% bahwa keempat gumpalan tersebut bergabung menjadi satu gumpalan merah besar.
Sekarang bayangkan bahwa gumpalan besar ini tidak terlalu stabil. Pada setiap langkah waktu selama ia ada, terdapat peluang 95% bahwa ia akan terurai kembali menjadi empat gumpalan kecil. Jika kita menambahkan lebih banyak gumpalan merah ke dalam sistem, Anda akan melihat bahwa mereka hampir tidak pernah bergabung. Rata-rata, gumpalan besar hanya ada sekitar 10% dari waktu keseluruhan.
Namun, jika kita mengurangi kemungkinan gumpalan besar tersebut terurai menjadi hanya 1%, maka kehampaan akan tiba-tiba dipenuhi oleh gumpalan-gumpalan besar itu. Fakta ini memberi petunjuk tentang satu hukum penting yang mengatur kehampaan kita: hukum kestabilan. Gumpalan yang tidak stabil akan terurai dan menghilang, sedangkan yang stabil akan bertahan.
Comments
Post a Comment