Skip to main content

Richard Feynman (8) - The Law of Inertia and The Forces Behind Planetary Motion

 


And this is proportional to the mass, So that if we were to take two different objects, first swing one, and then swing another one at the same speed around the head and measure the force in the second one, that second one, the new force is bigger than the other force in the proportion that the masses are different. This is a way of measuring the masses by how hard it is to change the speed. 

Now then Newton saw from this, that for instance, to take a simple example, if a planet is going in a circle around the sun no force is needed to make it go sideways, tangentially if there were no force at all on it, it would have just keep coasting this way. But actually, the planet doesn't keep coasting this way, but finds itself later not out here, Where it would go if there were no force at all. But further down toward the sun. In other words, its velocity, its motion has been deflected toward the sun. So what the angels have to do is to beat their wings in toward the sun all the time. 

That the motion to keep it going in a straight line has no known reason. The reason why hings coast forever has never been found out. The law of intertia has no known origin. So the angels don't exist, but the continuation of the motion does.

But in order to obtain the falling operation we do need a force So it became apparent that the origin of that the force was toward the sun As a matter of fact, Newton was able to demonstrate  that the statement that equal areas are swept in equal times was a direct consequence of the simple idea that all of the changes in velocity are directed exactly to the sun even in the elliptical case And Maybe I'll have time next time to show you how that works in detail


Gaya ini sebanding dengan massa, sehingga jika kita mengambil dua benda yang berbeda, lalu mengayunkan yang pertama dan kemudian yang kedua dengan kecepatan yang sama di sekitar kepalakemudian kita mengukur gaya pada benda yang kedua, maka gaya baru  pada benda kedua itu akan lebih besar daripada gaya pada benda yang pertama, sebanding dengan perbedaan massa kedua benda tersebutIni merupakan salah satu cara mengukur massa, yaitu dengan melihat seberapa sulit mengubah kecepatan suatu benda

Sekarang, dari hal ini Newton melihat bahwa, misalnya, jika kita mengambil contoh sederhana: Sebuah planet yang bergerak dalam lingkaran mengelilingi mataharimaka tidak diperlukan gaya untuk membuatnya bergerak menyamping, yaitu secara tangensialJika tidak ada gaya sama sekali yang bekerja padanya, maka planet itu akan terus meluncur lurus ke arah tersebutNamun kenyataannya, planet itu tidak terus meluncur lurus seperti itu. Pada waktu berikutnya, posisinya bukan berada di sini, yaitu tempat yang akan dicapainya jika tidak ada gaya sama sekaliMelainkan lebih menuju ke arah matahariDengan kata lain, kecepatannya — gerakannya —telah dibelokkan ke arah matahariJadi seolah-olah para malaikat harus mengepakkan sayap mereka ke arah matahari sepanjang waktu

Sementara itu, gerakan yang membuat benda terus bergerak lurus tidak memiliki alasan yang diketahuiAlasan mengapa benda dapat terus bergerak tanpa henti sebenarnya belum pernah ditemukanHukum inersia tidak memiliki asal-usul yang diketahuiJadi para malaikat itu tidak ada, tetapi kelanjutan gerakan itu memang adaNamun untuk menghasilkan gerakan jatuh, kita memang memerlukan suatu gayaMaka menjadi jelas bahwa asal gaya tersebut adalah menuju ke arah matahari.

Bahkan, Newton mampu menunjukkan bahwa pernyataan “luas yang sama disapu dalam waktu yang sama” merupakan akibat langsung dari gagasan sederhana bahwa semua perubahan kecepatan selalu diarahkan tepat menuju matahari, bahkan dalam kasus orbit elipsDan mungkin lain kali saya akan menunjukkan secara rinci bagaimana hal itu bekerja.



Comments